Wednesday, 13 September 2017

Cerita Lucu Santri Tidak Siap

Cerita Lucu Santri Pesantren
Bincang Santri - Saat kita masih menjadi santri, jangan pernah siasiakan waktu kita di pondok pesantren, karena suatu saat pasti kita akan keluar dari pesantren, dan mau tak mau kita harus siap untuk menghadapi masyarakat, nah semoga cerita dibawah ini bisa menyadarkan kita betapa pentingnya bersungguh sungguh di pesantren.

pondok pesantren santri

Cerita Lucu Santri Pondok


Sebut saja namanya adalah joko, dia adalah santri pondok pesantren, sudah lama sekali sejak ia masuk pondok pesantren tersebut.

Namun ilmu yang didapat sangatlah minim sekali, entah apa yang ia lakukan di pesantren selama itu.

Dia tidak memikirkan bagaimana nasibnya kelak saat keluar dari pondok pesantren, karena didesanya sangatlah minim para kyai.

Dan tibalah waktu dimana dia harus boyong (keluar dari pondok pesantren).

Sudah beberapa minggu joko berada dirumah, kesehariannya hampir sama dengan di pondok.

Joko pun jarang keluar rumah karena dia takut ditanya tanya oleh masyarakat sekitar.

Tapi apa daya, sepandai pandai tumpat melompat pasyi akan terjatuh juga.

Masyarakat sudah mengetahui bahwa joko telah boyong dari pesantrennya, ada kebahagiaan tersendiri, karena dengan adanya joko, diharapkan bisa mengisi pengajian yang telah lama kosong.

Beberapa orang mendatangi joko, meminta izin darinya untuk mengisi pengajian yang telah di tentukan oleh masyarakat.

Joko ingin sekali menolaknya, karena ilmu yang dia dapat sangatlah minim sekali, namun gengsi mengalahkan itu semua.

Joko pun menyanggupi permintaan warga untuk mengisi pengajian.

Mendengar kabar tersebut masyarakat sekitar bahagia sekali, inilah yang dinanti nantikan oleh mereka.

Seorang yang dapat membimbing mereka ke jalan yang benar.

Sudah satu minggu sejak joko di minta untuk mengisi pengajian, kini tibalah waktu yang telah di tentukan.

Dengan prasaan tak karuan, gugup sudah pasti, joko membawa kitabnya, menuju ma'jlis ta'lim.

Joko : "Assalamualaikum".

Warga : "Walaikumsalam".

Setelah mengucapkan salam, joko mengusap usap kitabnya.

Agar terlihat lebih keren XD.

Bukannnya membuka kitabnya  joko malah mengajukan pertanyaan yang tak terduga.

Joko : "Apakah kalian sudah paham".

Mendengar pertanyaan nyeleneh tersebut, beberapa warga geleng geleng kepala.

Kitabnya saja belum dibuka, bagaimana warga bisa paham.

Semua warga akhirnya serempak menjawab :

"Tidaaaaaak paaaaahaaaaam"

Mendengar jawaban para warga, joko pun mengatakan :

"Aku sudah jauh jauh datang dari rumah, tapo kalian tidak paham, ya sudah kita akhiri pengajian hari ini, assalamulaikum".

Joko pun ngeluyur pergi dari majlis ta'lim.

Semua warga sama bingungnya.

-Satu minggu kemudian-

Seperti halnya satu minggu yang lalu, dengan prasaan gugup joko menghampiri majlis ta'lim.

Joko : "Assalamualaikum"

Warga : "Walaikumsalam"

Gayanya hampir sama, mengusap usap kitab kemudian mengajukan pertanyaan.

"Apakah kalian sudah paham ?".

Agar joko tidak marah dan pergi dari majlis ta'lim, semua sepakat menjawab "tidak paham" jika joko mengajukan pertanyaan yang sama.

"Pahaaaaaam" jawab warga secara bersamaan.

"Nah gitu, kan saya gak rugi datang jauh jauh, kalau samean semua sudah paham, saya akhiri pengajian ini, assalamualaikum".

Joko pun ngeloyor pergi.

Warga semakin dibuat bingung.

Akhirnya, para warga mengadakan rapat terkait masalah joko.

Apa jawaban yang pas jika ditanya kembali.

Dan mereka pun akhirnya sudah menemukan jawabannya.

-----

Untuk ketiga kalinya, joko pergi untuk mengisi pengajian.

Joko : "Assalamualaikum"

Warga : "Walaikumsalam"

Joko : "Apakah kalian sudah paham ?"

Warga : "Pahaaam, tidaaaak paaahaam"

Dua jawaban, paham dan tidak paham.

Joko tak kekurangan akal.

Joko : "Alhamdulillah, sebagian ada yang paham ada yang tidak, kalau begitu, yang paham kasih tau ke yang tidak paham, saya akhiri pengajian ini, assalamualaikum".

-----

Sangat disayangkan sekali, dimana seharusnya santri seperti kita unjuk gigi agar ilmu bisa bermanfaat tapi malah disiasiakan.

Oleh karena itu persiapkan diri sobat jika ingin mondok, menata niat itu wajib karena dampak sangat besar sekali.

Itulah cerita lucu santri tidak siap, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Thursday, 7 September 2017

Hilangnya Keistimewaan Sang Santri

Keistimewaan Santri Pondok Pesantren
Bincang Santri - Kegelapan malam serta rembulan yang memang pada saat itu sebagai penerang satu satunya menjadi teman temanku, aku dan kyai mansur masih terus berjalan namun langkah kakiku terhentikan.

santri istimewa


"Nak, sepertinya kita harus cepat cepat, mau hampir shubuh, disana ada persimpangan, kita lewat sana sebagai jalan pintas kita".

"Enggeh kyai".

Setelah menelusuri jalan yang ditunjuk oleh kyai mansur, ternyata jalan yang di maksud adalah sebuah aliran sungai.

Agar cepat sampai, aku dan kyai mansyur harus berenang.

Tapi siapa sangka, aku masih tak percaya dengan apa yang kulihat ini.

Kyai mansyur yang sedari tadi bersamaku, dengan santainya berjalan di atas aliran sungai.

"Hei nak, ayo cepat kesini" sambil melampaikan tangannya.

Mendengar ucapannya, aku terbangun dari lamunan yang barusan aku lihat.

Untungnya, aku bisa berenang, air di keheningan malam membuat tubuhku gemetaran.

Sesampainya di seberang, kyai mansyur berkata padaku :

"Kita istirahat sejenak".
"Enggeh kyai". jawabku

Aku masih tak percaya dengan apa yang kulihat beberapa menit yang lalu.

Seorang bertuliskan "Ahlun Naar" bisa melakukan hal seperti itu dan akupun terlena oleh bayang bayang.

"Hei nak, kenapa kau kaget seperti itu ? apakah yang kau cari dari sudah kau dapatkan ?" apakah pembenar dari tulisan di kening ini sudah kau dapatkan ? apakah kau masih ragu dengan keistimewaanmu sendiri?".

Aku kaget mendengar ucapannya, pertanyaan demi pertanyaan beliau lontarkan kepadaku, dari mana brliau tau semua itu, aku hanya bisa menunduk pasrah mendengar apa yang beliau ucapkan.

"Hei nak ali, janganlah kau cemaskan apa yang tertulis di keningku ini, dan jangan pula kau mencari apakah aku berhak masuk neraka atau surga karena tulisan ini, pertama : apa yang kau lihat belum tentu dari hatimu yang bening, kedua : sebagaimana kau ketahui, aku adalah milik allah, begitupun kamu, terserah allah memasukkan aku dimana, allah tak perlu alasan untuk melakukan itu".

"Kau lihat orang orang tadi, apakah kau mengira mereka akan masuk neraka ? sedangkan orang orang yang bernana kyai akan masuk surga?".

"Perlu kau ketahui nak, terkadang anugerah bisa jadi musibah, kah lihat tadi mereka, mereka adalah orang orang yang jauh dari sifat sombong dan hal hal yang membesarkan diri, berbeda dengan orang orang besar, godaan untuk bersifat sombong itu ada setiap saat, lebih lebih keistimewaab tersebut sudah diakui oleh kebanyakan orang".

"Ayo kita pulang".
"Enggeh kyai"

Malam ini, malam yang dari segalanya, banyak yang aku dapatkan dari kyai satu ini, pikiranku terbuka lebar karenanya.

Aku berdiri, tapi saat aku menoleh, kyai mansyur sudah tak ada.

Aku berjalan melewati semak semak, mendengar suara adzan berkumandang, aku cepat cepat untuk pergi ke arah suara agar bisa ikut sholat berjamaah dengan beliau.

Namun harapan telah usai, kyai mansyur tak ada disana.

Kemanakah beliau ?

Tiba tiba ada orang yang menghampiriku.

"Apakah samean mas ali ?".
"Iya pak"

"Ini titipan dari mbah kali" sambil menyodorkan barang barangku.

"Kemana beliau pak ?" tanyaku.

"Mana kutahu, warga sini tak tau dari mana mbah kali dan kemana tujuannya".

- Selesai -

Kembali Ke :

Episode 2 : Kisah wali allah dan santri

-----

Alhamdulillah, akhirnya kisah ini telah usai sudah, perlu kau ketahui sobat, cerita santri ini adalah cerita yang saya dapatkan setelah membaca karangan cerita KH Mustofa bisri (gusmus).

Jadi cerita ini bukan saya yang buat, namun saya ubah dengan gaya bahasaku sendiri kawan (untuk melatij skill haha).

Nah, maaf sebelumnga jika sobat menunggu terlalu lama untuk cerita ini, maafkan ya :).

Kalau begitu, jika ada yang perlu ditanyakan dari episode hilangnya keistimewaan sang santri, mohon sobat untuk bertanya melalui kolom komentar dibawah ini.

Wednesday, 6 September 2017

Aku Ingin Menjadi Santripreneur

Santripreneur 2017
Bincang Santri - Menjadi seorang pengusaha atau bahasa kerennya adalah enterpreneur, adalah mimpi dari sebagian orang orang, mimpi tidak di kekang oleh waktu, mimpi tidak di kekang oleh bos, mimpi semua bisnis dia yang mengatur, admin bincang santri menjadi salah satu diantara, lebih tepatnya ingin menjadi santripreneur.

santripreneur 2017 sukses

Santripreneur / Pengusaha Santri


Ini ceritanya curhat loh sobat (haha), dulu admin tak pernah kepikiran untuk menjadi seorang pengusaha.

Namun tahun tahun ini, pikiran bertolak belakang dari biasanya (munkin terlalu banyak ngopi XD).

Admin sendiri orangnya memang paling males kalau disuruh suruh orang, munkin saja karena sifat itulah akhirnya aku ingin menjadi seorang pengusaha.

Entah itu dibidang perdagangan, bisnis lokal, media informasi, yang terpenting tidak disuruh oleh orang lain.

Memang sih, hidup tak asyik (katanya), jika belum mencoba dari bawah dulu.

Ada benarnya juga, namun ambisi admin tetap seperti itu, berusaha dan berdoa, hasilnya allah yang tentukan.

Jika memang allah menetapkan untuk bekerja dibawah perintah orang lain, mau tak mau aku harus menerimanya.

Perlu di ketahui juga dan tanamkan dalam hati serta pikiran.

"Aku sesuai prasangka hambaku" (Ayat alquran)

Jika kita berpikir baik, maka baik pula yang di dapat dan sebaliknya.

Dan tanpa diduga duga, dalam rangka memperingati hari santri 2017, panitia hari santri 2017 telah mempersiakan berbagai lomba lomba, salah satu diantaranya adalah santripreneur.


Jika sobat ingin mengikuti lomba diatas, silahkan langsung menuju link tersebut.

Admin masih ragu dengan apa yang admin lakukan ini, ingin sekali mengikuti lomba agar bisa tau seberapa besar pontensiku untuk menjadi santripreneur.

Karena rasa takut konsep bisnis yang admin punya akan diterapkan oleh orang orang.

Sebelumnya aku memang telah mempunyai sebuah konsep bisnis, karena kurangnya modal dan admin yang masih berstatus santri.

Konsep bisnis tersebut hingga saat ini, masih tersimpan rapi di dalam pikiran.

Dan setelah aku pertimbangkan kembali, akhirnya aku akan mengikuti lomba santripreneur di tahun 2017 ini.

Jika sobat menjadi salah satu peserta disana, berarti sobat dan admin akan menjadi rival (haha XD)

Admin masih belum mendaftar kok, masih ada waktu beberapa hari lagi untuk mempersiapkan segalanya, termasuk konsep yang admin bikin.

Oh iya, lomba santripreneur ini menunjukkan kepada dunia bahwa santri tak hanya bisa mengaji saja, namun santri juga bisa menjadi seorang pengusaha, kerennya dengan sebutan santripreneur, jika ada yang perlu ditanyakan, tanyakan melalui kolom komentar dibawah ini.

Salam santripreneur :)

Santri Surabaya Di Keroyok Hingga Tewas

Santri Surabaya
Bincang Santri - Kejadian yang tak harusnya terjadi di sebuah pendidikan berbasis islam, pengroyokan antar teman terjadi di salah satu pondok pesantren surabaya, korban dari penggroyokan tersebut telah tewas dan dimakamkan, hingga kasus ini menemui titik terang, telah ditetapkan 4 tersangka yang mana dari ke empat tersebut masih berstatus santri.

santri di keroyok
Sumber Gambar: Tribun Jatim

M Iqbal ubaidillah (15), santri pondok pesantren darussalam surabaya yang menjadi korban penggroyokan oleh teman temannya.

Berbagai saksi mengatakan, bahwa saudara iqbal tidak meninggal dunia di tempat, namun meninggal di rumah sakit suwandi surabaya, setelah pengurus pondok pesantren membawanya kesana untuk meminta bantuan.

Hingga berita ini mencuat ke berbagai media surabaya, kanet reskim simokerto membenarkan bahwa terjadi penganiyaaan antar teman.

Ayah korban menyayangkan sikap para pelaku yang bermain seenaknya sendiri tanpa memperdulikan resiko yang terjadi.

Dan tadi pagi, 07092017 polisi telah menetapkan 4 tersangka penggorokan, 3 diantara masih dibawah umur.

Keempat tersangka tersebut adalah MN(18), TH(15), MA(14), SI(15).

Diduga otak dari penggoroyokan tersebut adalah MN.

Motif Penggroyokan


Beberapa saksi di mintai keterangan oleh polisi, salah satu diantaranya adalah MN.

MN mengatakan bahwa motif dari penggroyokan tersebut karena korban sering mencuri uang santri lainnya.

Karena motif tersebut,  akhirnya MN melakukan penggoroyakan bersama dengan temannya.

MN mengira bahwa korban tak sampai mati, namun takdir berkata lain.

Sebelum dibawa ke rumah sakit, korban di istirahatkan di pondok pesantren, diberi minum, namun apa yang di minum malah di muntahkan.

Dari hasil visum banyak luka memar yang terdapat di bagian kepala, dada, pinggung dan yang paling parah adalah bagiaan jantung, karena mengeluarkan darah.

Semoga kejadian ini bisa kita ambil hikmahnya, janganlah sampai kejadi kejadian lalu kembali terulang, main hakim sendiri contohnya.

Sumber : Regional kompas dan Radio Surabaya

Sunday, 3 September 2017

Santri Pondok Pesantren Boleh Bawa HP ??

Pondok Boleh Bawa Hp
Bincang Santri - Memutuskan untuk belajar di pondok pesantren, berarti berani untuk mematuhi peraturan yang berlaku disana, salah satu peraturan tak tertulisnya adalah setiap santri dilarang membawa hp / handphone.
 
pesantren bawa hp

Pesantren Yang Memperbolehkan Bawa hp ?


Bukan hanya pondok pesantren saja yang memberlakukan peraturan tidak boleh membawa hp, setiap yayasan pendidikan pasti memberlakukannya juga.

Namun ada saja santri atau siswa yang melanggar peraturan tersebut.

Yah, sebagian bahkan berpikir bahwa adanya peraturan untuk di langgar (pemikiran macam apa itu haha).

Di pondok pesantren, terlebih lebih berbasis salaf, membawa hp adalah pelanggaran yang sangat fatal akibatnya.

Lalu apakah pesantren modern seperti pesantren salaf dalam hal tata tertib pondok pesantren.


Berbeda, sangat berbeda sekali, bahkan dalam penerapan tata tertib.

Namun jangan dikira, pondok pesantren modern memperbolehkan santrinya untuk membawa hp.

Yang namanya santri itu di tuntut untuk belajar, bukan untuk bermain hp.

Oleh karena itu, jika sobat mencari pondok pesantren yang boleh bawa hp, maka sobat tidak akan pernah menemukannya.

Ada pertanyaan begini :

Saya pernah liat santri dengan mudahnya membawa hp di pesantren itu.

Oke akan kami jelaskan.

Membawa hp di pesantren itu hukum asalnya haram atau tidak di perbolehkan, namun hukum tersebut bisa menjadi mubah / boleh dengan beberapa syarat.

Syarat membawa HP di pesantren.


1. Pengurus


Menjadi pengurus pondok pesantren menjadi syarat pertama untuk di perbolehkan membawa hp.

Kenapa bisa begitu.

Selain menjadi orang yang dibenci oleh santri.


pengurus pondok adalah orang yang mengurusi pondok, entah itu admisitrasi yang berhubungan dengan dunia luar atau lainnya.

Untuk memudahkan dalam berhubungan dengan oeang orang luar atau wali santri, maka pengurus mendapat keistimewaan untuk bawa hp.

Itulah alasanya, dan semua pesantren hampir seperti apa yang telah admin jelaskan, meskipun ada beberapa pesantren yang tidak mempebolehkan pengurusnya untuk bawa hp.

2. Mahasiswa


Jika sobat ingin membawa hp, maka sobat harus menjadi mahasiswa terlebih dahulu.

Karena dengan menjadi mahasiswa, sobat akan mendapat keistimewaan untuk membawa hp.

Meskipun diperbolehkan, biasanya ada waktu waktu tertentu untuk memakainya.

Seperti saat kuliah, dan saat memasuki pondok pesantren, hp tersebut harus di kembalikan kepada pengurus ponpes.

Apakah bisa nyantri sambil kuliah ? bisa kok, besok akan admin buatkan artikelnya.

3. Terlalu Modern


Karena saking modernnya, pondok pesantren tersebut memperbolehkan santrinya untuk membawa hp.

Tapi yang namanya pengasuh pasti jauh berfikir kedepan.

Ada yang berkata, bahwa bila ada pesantren yang membebaskan santrinya untuk membawa apa saja yang dia inginkan.

Maka pesantren tersebut menerapkan sistem sadar diri.

Yah, semakin dewasa, santri tersebut akan sadar bahwa apa yang telah dia lakukan merupakan kesalahan besar.

Hingga akhirnya dia berubah total.

Karena berubah dari diri sendiri sangat jauh berbeda dengan berubah karena tekanan.

Setau admin cuman 3 itu syaratnya, munkin sobat mau menambahkan hehe.

Jadi intinya, bawa hp di pesantren itu dilarang, mereka yang membawa akan dikenakan takziran atau saksi keras.

Oleh karena itu, buang pikiran jauh jauh bahwa ada pesantren yang boleh membawa hp.

Admin membuat artikel ini karena melihat banyaknya orang orang yang mencari info terkait ini, Sudah dulu, dilanjutin besok,jika ada yang perlu di tanyakan, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Saturday, 2 September 2017

Indahnya Kebersamaan Santri Di Hari Raya Idul Adha

Hari Raya Di Pondok Pesantren
Bincang Santri - Sebagian kecil pengasuh pondok pesantren menetapkan kegiatan belajar mengajar di hari raya di liburkan dan memulangkan santrinya, kebijakan seperti itu memang ada, tapi mayoritas pengasuh pondok pesantren menetapkan bahwa santri di hari raya qurban tidak di perkenankan untuk pulang.

hari raya santri

Disaat semua keluarga berkumpul di hari raya qurban, para santri di pondok pesantren masih tetap berada di balik penjara suci.


Di hari yang mana banyak hewan hewan seperti kambing, kerbau, sapi menjadi hidangan utama di hari tersebut.

Dengan memakai pakaian putih, bagaikan lautan yang memutih, ratusan hingga ribuan santri pergi ke masjid secara bersamaan guna melaksanakan sholat hari raya.

Dilanjut bermusyafahah (bersalam salaman) dengan para kyai setelahnya, guna ngalap berkah kepada beliau beliau.


Dilanjut dengan foto bersama dengan anak kamarnya masing masing, hingga beronjak ke pelaksanaan sembelih hewan qurban.

Seperti itulah kegiatan santri di hari raya qurban di pondok pesantren.

Tidak semua sama, namun semua hampir sama.

Meskipun tidak bisa merayakan idul adha bersama dengan keluarga, setidaknya keluarga pesantren mereka menjadi penyejuk sejenak.

Kegiatan di pagi hari tadi, semua itu ditujukan kepada allah (hablu minallah).

Namun saat di malam hari, di ganti dengan hubungan terhadap sesama (hablu minannas).

Kegiatan belajar mengajar memang di liburkan sepenuhnya pada hari tersebut, bahkan bisa jadi hingga besoknya.

Melihat waktu luang yang begitu indah, mereka para santri tidak menyinyiakan momen tersebut.

Kini saatnya untuk sate menyate, merasakan daging hewan qurban yang disembelih tadi pagi.

santri nyate di hari raya qurban

Kegiatan sate menyate massal ini menjadi tradisi para santri, dan pastinya sudah mendapat ridho dari sang pengasuh pesantren.

Alat alat sate menyate di persiapkan, sebagian santri keluar guna mencari peralatan yang di perlukan, dan tak lupa bumbu satenya.

Mengiris daging dengan penuh canda tawa, bakar bakar, hingga menuju nikmat yang tak terhingga (maka sate haha).

Momen momen seperti itu yang nantinya akan membuat kita yang alumni ingat masa masa di pesantren.

Itulah mengapa hari raya qurban  di pondok pesantren menjadi salah satu hari yang sangat di rindukan oleh para santri, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Wednesday, 30 August 2017

Filosofi Ngopi Ala Santri

Santri Ngopi
Bincang Santri - Kopi, minuman bewarna hitam dengan aroma khasnya adalah salah satu minuman yang banyak digemari oleh masyarakat sekitar, kecil, tua, pria, wanita, hingga dari kalangan santripun suka dengan minuman bernama kopi ini.

kopi ala santri

Kopi Santri


Ngopi, kegiatan menimum kopi baik secara individual maupun beramai ramai.

Santri pondok pesantren, mempunyai cara tersendiri untuk menikmati secangkir kopi.

Tak memandang itu santri, pengurus, ustad, bahkan kyai sekalipun senang dengan tradisi ngopi.

Memang tak semua, tapi kebanyakan mereka benar benar menjadikan ngopi sebagai hobi.

Ketika ngopi terealisasikan, tak lupa mereka membawa sebatang rokok yang menjadi teman sejati kopi.

Memang ada sebagian santri yang suka kopi, namun tidak merokok.

Karena begitu fanatiknya dengan kopi, terdapat beberapa santri yang membentuk sebuah komunitas santri ngopi.

Salah satu tujuannya ya, sebagai pengikat kebersamaan.

Nah selain itu, kegiatan ngopi ini, bagi santri mempunyai filosofi tersendiri, seperti halnya filosofi santri.


Penasaran dengan filosofi ngopi ala santri ini ? begini filosofinya.

1. Kebersamaan


Tak hanya santri, munkin semua orang sepakat bahwa ajang kegiatan ngopi bisa mempererat kebersamaan atau tali silaturrahmi.

Namun ada yang unik disini.

Jika bandingkan dengan dunia luar, kebersamaan yang diciptakan oleh secangkir kopi ini jauh lebih hebat.

Bagaimana tidak.

Secangkir kopi yang seharusnya diminum oleh satu orang, namun tidak bagi santri pondok pesantren.

Satu cangkir satu orang terlalu mewah, dan bisa merusak filosofi ngopi ala santri.

Jadi, ketika mereka ngopi, maka satu cangkir akan diminum oleh beberapa orang secara bergantian.

Minumnya pun tak boleh banyak banyak, harus terbiasa saling memahami karena keterbatasan yang ada.

Jika terdapat santri yang melanggar filosofi tersebut, maka mereka akan menggojloknya.


Dengan gojlokan seperti ini :

"Kalau haus jangan minum kopi kang, minum air tuh"

Tak ada dasar memaki, apalagi memarahi, hanya sebatas guyonan belaka (tapi bikin baper haha).

Untuk mendapatkan kopi, biasanya para santri urunan, atau ada juga menggunakan uang pribadinya sebagai sarana shodaqoh terhadap sesama.

Yah, pokoknya ngopi ala santri ini, bikin kebersamaan santri jauh lebih joss.

2. Teman belajar


Musyawarah menjadi kegiatan sehari hari santri, musyawarah sering dilakukan dimalam hari, nah, disaat momen momen seperti inilah biasanya santri ngopi.

Siapapun itu, ada saat dimana kita semua pasti meresa jenuh dengan keadaan kita.

Untuk mengatasi kejenuhan tersebut, biasanya para santri membeli secangkir kopi untuk menjadi teman setianya.

Bahkan musyawarah bisa menjadi benar benar hidup berkat secangkir kopi yang digilir secara bersamaan.

Namun jangan berpikir mereka akan merokok ketika kegiatan musyawarah berlangsung.

Memang sih, ada sebagian pondok pesantren yang memperbolehkan santrinya merokok dengan beberapa syarat tentunya.

Ketika mereka yang tidak diperbolehkan untuk merokok, maka mereka akan menggantinya dengan camilan atau gorengan.

Dan percaya atau tidak, para pegiat pegiat musyawarah, malas untuk memperdebatkan masalah atau hanya sekedar mencari jawaban kalau tanpa ditemani secangkir rokok dan kopi.

Nah itulah filosofi ngopi ala santri, sekarang jadi tau kan perbedaannya ngopi biasa dengan ngopinya anak santri XD, jika ada penambahan atau apa saja mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Tuesday, 29 August 2017

Kisah Lucu Santri Paling Cerdik

Santri Cerdas
Bincang Santri - Ada sebuah cerita, sebut saja namanya ujang, dia adalah seorang santri di pondok pesantren, diantara teman temannya, dia termasuk dari beberapa santri cerdas, sudah berkali kali dia selalu mendapatkan peringkat kelas, hingga akhirnya diapun berencana untuk keluar dari pesantren tersebut.

cerita santri cerdik

Cerita Santri Cerdik


Masyarakat sekitar sudah mengetahui bahwa si ujang telah berada di rumah.

Karena minimnya keagamaan didaerahnya, ujangpun menjadi salah seorang tokoh masyarakat di daerahnya.

Di tempatnya, ada beberapa aliran,  ada aliran NU dan aliran Non NU.

Sudah beberapa tahun sejak ujang keluar dari pondok pesantren.

Hingga pada suatu hari, ada kabar bahwa salah seorang warga dari golongan Non NU telah meninggal dunia.

Para tetangga sekitarpun bertakziah kepada shohibul musibah tersebut, termasuk si ujang.

Sebagai alumni pesantren, ujang di tunjuk untuk melakukan kewajiban terhadap mayyit, seperti memandikan, mengkafani, mensholati, serta menguburkannya.

Sebelum pulang dari pemakaman, ujang diminta oleh salah seorang warga untuk berdoa kepada mayyit, namun permohonan tersebut ditolak oleh shohibul musibah.

Shohibul Musibah : "Tak usah berdoa, toh doa tersebut takkan pernah sampai".

Mendengar ucapan yang keluar dari salah satu keluarga tersebut, ujangpun angkat bicara.

Santri Ujan : "Baiklah, aku akan berdoa sendiri sesuai keinginanku, tak apa kan ?".

Shohibul Musibah : "Monggo".

Santri Ujang : " Ya allah, tempatkanlah mayyit ini kepada neraka"

Semua orang yang berada disana kaget mendengar doa ujang.

Shohibul Musibah : "Kalau berdoa yang baik dong !!".

Santri Ujang : "Loh, bukannya keluarga samean tidak percaya terdahap doa ini, kan samean sendiri yang bilang kalau doa kepada mayyit tidak akan pernah sampai".

Diam seribu bahasa.

Shohibul Musibah : "Tapi tidak begini caranya, kalaupun mau berdoa itu yang baik".

Ketegangan di antara mereka berduapun terjadi, namun ada warga yang melerainya, hingga akhirnya masalah terselesaikan, dan semua warga pulang ke rumahnya masing masing.

-----

Apa yang dilakukan oleh ujang sangatlah cerdik sekali, namun apa yang telah dia lakukan telah melukai hati tetangganya sendiri.

Tak sepatutnya santri membeda bedakan golongan, karena golongan golongan tersebut tujuannya sama, yakni mencari ridho allah.

Apalagi melukai tetangga kita sendiri, bukannya allah telah memerintahkan kita untuk berbuat baik pada tetangga ? jangan sakiti mereka, lebih lebih hati mereka.

Semoga, kisah diatas membuka hati kita, bahwa membeda bedakan golongan itu tak baik, lain lagi kalau golongan tersebut benar benar keluar dari semana mestinya.

-----

Yah itulah kisah cerdik seorang santri, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Monday, 28 August 2017

Lomba Santri Preneur Dengan Total Hadiah Rp 80.000.000

Santripreneur
Bincang Santri - Dalam memperingati hari santri nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2017, panitia hari santri 2017 menyelenggarakan beberapa lomba yang dapat di ikuti oleh santri aktif maupun alumni, salah satu lomba tersebut bertemakan santripreneur atau pengusaha dari kalangan santri.

lomba hari santri dengan tema santripreneur
Sumber gambar : harisantri.com

Lomba Santri Preneur 2017


Berlatar belakang santri, panitia hari santri 2017 berharap dengan adanya lomba ini bisa menjadi santri lebih kreatif dalam mengelola usahanya.

Dengan menggunakan konsep proposal, lomba santripreneur ini, santri di tuntut untuk menggagas idenya dalam berbisnis.

Tak tanggung tanggung, total hadiah yang bisa sobat dapatkan sebesar Rp. 80.000.000.

Bagaimana ? apakah sobat tertarik untuk mengikuti lomba ini ?

Cukup tuangkan ide bisnis sobat dalam bentuk text dan ajukan kepada panitia.

Dengan mengikuti lomba ini, setidaknya sobat telah berpartisipasi dalam memeriahkan hari santri nasional 2017.

Kalau jadi ikut, sobat bisa mengikuti syarat dan ketentuannya yang ada di bawah ini.

Syarat Dan Ketentuan

 

Peserta

 

-Santri pria atau wanita.

-Santri pondok pesantren, siswa madrasah diniyah, siswa madrasah (MTS/MA), santri ma’had aly, mahasiswa yang tergabung perguruan tinggi.

-Santri aktif maupun santri alumni.

-Usia max 40 tahun pada tanggal 22 Oktober 2017.

-Sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari narkoba.

-Berkeinginan untuk berwirausaha atau sudah menjadi wirausaha pemula.

Ide Bisnis

 

-Bukan merupakan bisnis / usaha yang dilarang atau bertentangan dengan hokum Negara Indonesia.
-Tidak sedang dalam penyelidikan kasus.

-Harus orisinil, milik atau ciptaan sendiri dan bukan merupakan proyek atau bagian dari proses studi perkuliahan.

-Bisa merupakan bisnis dalam bidang fashion, teknologi informasi atau computer, kuliner, jasa, perdagangan.

Cara pendaftaran lomba santri

 

Registrasi online melalui website www.harisantri.com untuk pendaftaran proposal bisnis, langsung isi data diri, kami tidak registrasi melalui website lainnya.

 Administrasi 

 

-Melampirkan identitas diri (KTP).

-Melampirkan kartu tanda pengenal santri / surat keterangan santri / bukti kelulusan.
-Melampirkan pas foto ukuran 4x6.

-Proposal bisnis.

-Melampirkan foto prototype usaha (bila ada).

Proposal Bisnis

 

Ide bisnis peserta harus di rangkum dan disajikan dalam sebuah proposal bisnis, dimana :

-Format dokumennya dalam bentuk template yang telah disediakan oleh panitia dan dapat di akses melalui website resmi.

-Setiap peserta boleh megikutsertakan lebih dari 1 proposal bisnis.

-Pengiriman proposal bisnis dilakukan secara online.

-Identitas dan photo diri peserta yang dibutuhkan dalam proposal harus berupa file dengan JPG  dan maksimal 200kb.

-Proposal bisnis menjadi milik panitia, namun hak cipta dan ide bisnis tetap milik peserta.

Untuk lebih jelasnya, sobat bisa mendownload gambar dibawah ini agar lebih leluasa dalam membaca

syarat dan ketentuan lomba santripreneur


Admin berharap ada salah satu pembaca setia bincang santri ada yang ikut andil dalam lomba santripreneur ini, buktikan kalau santri bisa menjadi seorang pengusaha sukses.

Nah itulah lomba santripreneur dengan total hadiah Rp. 80.000.000, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Sunday, 27 August 2017

Kisah Santri Menantu Idaman

Menantu Idaman Kyai
Bincang Santri - Setiap orang tua pasti ingin mempunyai menantu idaman, terlebih menantu tersebut bisa menjadi cahaya harapan dalam keluarga, bukan tips atau triknya yang akan kami bahas,melainkan sebuah cerita mengenai seorang kyai yang sedang dilema untuk mencari menantu idamannya, hanya ada 2 pilihan, santri atau non santri.

santri jadi menantu kyai

Kisah Santri


Sebut saja di pondok pesatren al ikhlas, terdapat seorang kyai yang mempunyai 2 menantu, menantu pertama lulusan pesantren, satunya lagi lulusan universitas negeri.

Tak ada yang tau, kenapa sang kyai bisa mempunyai dua menantu, adakah alasannya ? entahlah XD.

Mau tak mau, sang kyai harus memilih satu diantara keduanya, pilih santri atau mahasiswa.

Karena tak munkin jika menikahkan putrinya kepada kedua orang tersebut.

Akhirnya sang kyai berisiatif untuk mengadakan sebuah tes guna melihat sejauh mana mereka pantas untuk bersanding dengan putrinya.

Sang kyai memanggil keduanya ke rumahnya.

Karena sebelumnya tak ada pemberitahuan sama sekali terkait hal ini, baik santri maupun mahasiswa merasa pasti ada sesuatu yang telah di persiapkan oleh sang kyai.

Mereka bertiga berhadapan, rapat paripurna pun sudah berlangsung.

Kyai : "Tahukah kalian, kenapa aku panggil kesini ?".

Santri : "Mboten yai".
Mahasiswa : "Tidak kyai".

Kyai : "Aku ingin mengajukan sebuah pertanyaan kepada kalian berdua".

Mereka berduapun mengangguk tanda bahwa mereka sudah siap.

Kyai : "Pertanyaannya begini, kenapa pohon jawi tidak bisa tumbuh besar, aku ingin mendengar jawabanmu dulu nak" sambil mengarah kepada menantu lulusan pesantren.

Santri : "Ngapuntene, karena allah sudah menetapkan hal tersebut, mau tak mau pohon jawi takkan bisa tumbuh besar  dan hanya sebatas itu".

Mendengar jawaban dari sang santri, sang kyai manggut manggut.

Kyai : "Baik, selanjutnya kamu nak" menoleh ke arah menantu lulusan universitas.

Mahasiswa : "Seperti yang telah saya pelajari kyai, pohon jawi tidak bisa tumbuh besar karena pohon tersebut tidak mempunyai asupan dari sinar matahari, itulah mengapa pohon tersebut tak kunjung besar".

Mendengar jawaban dari temannya, menantu dari kalangan tersebut sontak ingin angkat bicara, tanda tak sependapat dengan pemikiran temannya, jiwa jiwa santrinya mulai tumbuh kembali.

Melihat gelagat dari menantu lulusan pesantren, sang kyaipun berkata.

Kyai : "Kenapa ? sepertinya kamu tak setuju dengan pemikiran temanmu ini, mau membantah ?"

Santri : "Enggeh kyai, saya tidak setuju".
Kyai : "Jelaskan alasanmu".

Sang santripun menjelaskan alasannya.

Santri : "Kalau memang, cahaya sinar matahari menjadi alasan tumbuh besarnya pohon jawi, lantas mengapa bulu alis yang sering terkena sinar matahari tak kunjung tumbuh ? sedangkan bulu di bagian adik kita malah terus memanjang, padahal tak ada cahaya sama sekali yang memasukinya".

Ruangan menjadi tenang, mereka bertiga terdiam, suasana menjadi hening.

Menantu mahasiswa tak bisa berkata apa apa.

Sang kyaipun sepertinya setuju dengan jawaban dari menantu santrinya tersebut.

Pertemuan mereka bertiga pun akhirnya telah berakhir, singkat cerita, sang kyai telah menemukan menantu idamannya, yakni dari kalangan santri.

-----

Sebelumnya kami memohon maaf jika ada ada salah kata dalam penyampaian, tak ada maksud menghina atau apalah, semua ini murni karangan cerita semata, jika ada diantara sobat yang tersakiti, kami memohon maaf yang sebesar besarnya.

-----

Itulah kisah santri menantu idaman, jadi masih ragu dengan santri setelah membaca cerita ini ? XD,  udah dulu ya, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.