Tuesday, 28 November 2017

Surat Izin Keluar Pondok Pesantren

Contoh Surat Izin Santri Pulang Kampung
Bincang Santri – Salah satu tata tertib atau aturam di pondok pesantren adalah santri harus membawa surat bepergian jika ingin keluar dari pondok pesantren, gunanya adalah sebagai bentuk bukti bahwa santri tersebut benar benar sudah mendapatkan izin dari pihak keamanan ponpes, selain itu, pihak pengurus pondok pesantren juga bisa tau kapan seharusnya santri tersebut balik ke pondok pesantren, jika telat, berarti dia telah melanggar dari surat izin keluar tersebut, nah admin kali ini akan memberikan contoh surat tersebut.

 
surat izin pondok pesantren


Gambar diatas adalah bentuk surat izin yang kami maksud, hanya berisikan nama, kamar, pukul, hari dan keperluan, jika sobat ingin menambahkan baris baris lainnya silahkan, kita kembalikan sesuai dengan apa yang kita butuhkan.

Oleh karena itu, kami hanya membuat pandangan, bahwa seperti inilah contoh surat izin keluar santri pondok pesantren.

Selebihnya bisa sobat dilihat dibawah ini.


SURAT IZIN KELUAR KAMPUNG
PONDOK PESANTREN

Nama            : ……………………………
Kamar           : ……………………………
Pukul             : ……………….s/d………..
Hari/Tg    l    : ……………………………
Keperluan     : ……………………………

Keamanan                
   
( tanda tangan )


Selain menggunakan surat, ada juga beberapa pondok pesantren yang menggunakan kartu sebagai tanda bukti bahwa dia benar benar telah mendapatkan izin keluar oleh pengurus.

Seperti contoh kartu perizininan dibawah ini.
contoh surat izin keluar santri
Kalau menggunakan kartu (bukan surat) seperti diatas, kita sebagai pihak pengurus tidak terlalu memakan biaya, namun kelemahannya kita tidak bisa memasukkan waktu kapan santri harus balik ke pondok pesantren.

Setahui kami, seperti itulah kelemahannya, tapi tidak lagi jika kita membuat laporan khusus untuk santri yang berpergian, jadi selain mendapatkan kartu, kita juga harus menyediakan sebuah buku perizinan yang berisikan waktu santri harus balik ke pesantren.

Dan satu lagi, biasanya pengurus menerapkan denda jika kartu atau surat izin yang mereka bawa hilang, jadi mau tak mau mereka para santri harus menyimpannya sedemikian rupa agar tidak hilang.

Munkin itulah sedikit ulasan mengenai kartu surat izin, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Hanya ingin membuat alumni Pondok Pesantren bernostalgia kembali dengan status Santrinya


EmoticonEmoticon