Showing posts with label Humor Santri. Show all posts
Showing posts with label Humor Santri. Show all posts

Monday, 6 November 2017

Kisah Santri Kocak Berjalan Di Atas Air

Cerita Santri Kocak
Bincang Santri - Kisah yang akan kami ceritakan ini adalah kisah termasuk golongan dari tema humor santri, jadi semoga saja dengan sobat membaca cerita kocak santri ini dapat membuat sobat tertawa meskipun sedikit, karena itulah harapan kami, baiklah silahkan dinikmati ceritanya kawan.

santri kocak berjalan di air

Santri Kocak


Sebut namanya sukron, seorang alumni pondok pesantren, sudah lama sekali sejak ia meninggalkan pondok pesantren tercintanya, dan kali ini ia berisiatif untuk bersilaturrahmi dengan kyainya, menanyakan keadaan beliau apakah beliau masih sehat hingga saat ini, atau malah sebaliknya.

"Kalau ke pondok dan bertamu dengan kyai, maka saya harus bawa oleh oleh untuk kyai" gumam sukron dalam hati.

"Oh iya, aku kan punya pohon nangka yang siap untuk dipanen, sudah ditentukan, nanti saya ke pondok dengan membawa oleh oleh berupa nangka". lanjut sukron

Diambillah buah nangka yang berada di perkarangan belakang rumah sukron, setelah mendapatinya, sukron lalu menyiapkan buah tersebut untuk dibawa ke pesantren.

Setelah semua persiapan selesai, sukron pun menuju ke pondok pesantrenya dengan mengenakan sepeda motor, munkin jarak antara rumah dan ponpesnya sekitar kurang lebih 30 KM.

Sesampainya di sana, sukron langsung menuju ke dalem kyai.

"Assalamualaikum" sukron mengucap salam.

"Walaikumsalam" jawab orang didalam.

Sukron : "Maaf kyai jika saya mengganggu".
Kyai : "Kamu siapa nak".
Sukron : "Saya sukron yai".
Kyai : "Oh, ada apa ya nak".
Sukron : "Pertama saya memang ingin bersilaturrahmi dengan kyai, kedua saya ingin minta doanya yai, agar saya bisa mendapatkan berkah kyai, dan yang ketiga saya ingin minta amalan amalan kyai".

Kyai mengangguk angguk atas permintaan sukron.

Sukron : "Yai, maaf ini saya ini ada nangka buat keluarga yai" 

Sukron menyodorkan buah nangka setengah yang ada di tangannya kepada kyai.

Kyai : "Tak perlu repot repot nak".
Sukron : "Gak papa yai, tadi ada rejeki".
Sukron : "Jadi bisakah yai memberikan saya amalan amalan"

"Minta amalan kok ngasihnya nangka setugel (nangka separuh)" gumam kyai.

Kyai : "Oh iya, kalau ada apa apa, atau samean ada hajat, baca saja bismillah nangka setugel".

Sukron : "Bismillah nangka setugel yai ?".
Kyai : "Iya nak".
Sukron : "Terima kasih yai, saya akan istiqomah untuk mengucapkan amalan tersebut".

Setelah keinginannya terpenuhi, akhirnya sukron meninggalkan kyainya, dan pulanglah sukron menuju rumahnya.

Di tengah perjalanan pulang, sukron harus melewati jembatan, namun jembatan yang ia tuju saat ini terkena banjir, jadi tidak bisa melewati jembatan tersebut.

Sedangkan, sukron mau tak mau harus pulang, karena nanti malam dia punya janji dengan seseorang.

Janji adalah hutang, itulah yang ada dipikirannya saat ini, ia tahu betul hukum melanggar janji, jadi dia tak mau melanggar janjinya.

Sukron teringat dengan amalan yang telah ia dapatkan dari kyainya, jadi dia berinisiatif untuk menggunakannya disaat saat seperti ini.

Dititipkanlah sepeda itu kepada temannya yang berada tak jauh dari jembatan tersebut.

Diapun memberanikan diri untuk melewati jembatan yang telah dibanjiri oleh derasnya aid sungai, kalau di pikir secara logika, siapa saja tak boleh melewati jembatan tersebut, karena itu terlalu berbahaya.

Sukron tak memperdulikannya, dia masih tetap teguh dengan pendiriannya untuk menepati janjinya.

Dan dengan penuh keyakinan, sukron pun membaca bismillah nangka setugel saat hendak melewati jembatan.

Namun apa yang terjadi sungguh diluar dugaan.

Sukron berjalan diatas derasnya air sungai, sukron sadar betul dengan apa yang telah dilakukannya.

Sampai akhirnya, ia berhasil melewatu jembatan tersebut tanpa luka, basah dan terseret derasnya air sungai.

Kejadian tersebut dilihat oleh orang orang, bahkan salah satunya adalah santri yang berasal dari pondok pesantren kyainya.

Akhirnya sukron berhasil sampai di rumah dengan selamat dan gosip mengenai kesaktian sukron terdengar sampai ke kyainya.





(Bersambung)

Bagaimanakah respon kyai setelah mendengar bahwa  salah satu santrinya bisa berjalan di atas air ? nantikan kelanjutannya sesaat lagi.

Nah itulah kisah kocak santri, untuk episode 1 ini memang tidak kelucuannya sama sekali, namun jika lanjut, insya allah sobat akan tertawa meskipun sedikit XD.

Jika ada penambahan mengenai kisah santri kocak ini, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Saturday, 28 October 2017

Guyonan Dagelan Ala Santri Indonesia

Dagelan Santri Jawa
Bincang Santri - Bahasa jawa, mempunyai kosa kata yang tak banyak dimengerti, salah satunya adalah kata dagelan, sedangkan dagelan itu sendiri kelakuan yang dapat menimpulkan kelucuan, maksudnya tingkah seseorang yang dapat menimbulkan kelucuan itulah yang di namakan dagelan, bagaimana jadinya kalau dagelan itu kita sandingkan dengan santri ?.
 
dagelan ala santri

Dagelan Ala Santri Indonesia


Dagelan ala santri adalah tingkah lucu yang dibuat oleh seorang santri, dagelan sendiri bisa berupa gojlokan.


Santri memang di kaitkan dengan orang yang selalu belajar siang dan malam, namun bukan berarti mereka tak mempunyai selera humor dagelan.

Banyak kok kumpulan kisah humor santri yang sudah bertebaran di internet.


Namun sayangnya, dagelan atau humor khas ala santri ini memang dikhususkan untuk pembaca yang dulunya berlatar belakang santri.


Jika bukan, dikhawatirkan mereka yang tidak tau apa apa mengenai santri, akan merasa jenuh dan tak paham dengan bacaan yang ada.

Dagelan ala santri sudah tersebar di mana mana, google, facebook dan juga instagram, bahkan ada grup yang bernamakan DASI.

DASI, singkatan dari Dagelan Ala Santri Indonesia adalah sebuah grup facebook yang dibuat dengan tujuan untuk berbagi cerita santri satu dengan lainnya.

Disana sobat akan menemukan dagelab dagelan unik yang hanya dapat di mengerti oleh santri itu sendiri.

Bahkan karena saking cukup terkenalnya, grup tersebut sudah berisikan 300 ribu anggota lebih.

Hebat bukan.

Padahal dulu tak sampai segitu jumlah anggota, namun kini malah meningkat pesat, munkin mereka yang masuk disana merasa nyaman dan cocok dengan anggota didalamnya, salah satunya adalah admin XD.

Untuk sekarang ini grup tersebut masih bisa dibilang kondusif, dulu pernah ada kericuhan di dalamnya, karena banyaknya anggota yang memposting suatu postingan yang tak pantas, seperti unsur sara dan kebencian.

Namun sekarang sudah tidak lagi, adminnya sudah tegas kembali, jika dirasa ada pelanggaran, maka tak segan segan untuk menendang anggota yang keluar dari jalur hukum XD.

Selain grup dagelan santri, ada juga akun instagram dagelan santri.

Dagelan Santri Instagram


Tak kalah seperti akun akun instagram yang terkenal, akun dagelan santri instagram ini mempunyai banyak followers.

Bahkan diantaranya ada yang mencapai ratusan ribu.

Sungguh angka yang hebat.

Lalu yang mana akunnya ?

Akun dagelan santri di instagram sudah sangat banyak, sobat bisa mencarinya di kolom pencarian, dan follow semuanya.

Selain akun dagelan santri, sobat juga bisa mencari akun khas santri lainnya, seperti akun instagram ala santri.


Silahkan cek masing masing, dan bernostalgialah kembali bagi sobat yang sudah menjadi alumni pondok pesantren.

Cukup sampai disini, itulah dagelan ala santri, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Tuesday, 24 October 2017

Kumpulan Humor Banyolan Santri

Humor Tebak Tebakan Santri
Bincang Santri - Sudah hampir setahun kami menemani sahabat bincang santri, berbagai tema kami sajikan untuk teman teman, ada kisah santri, kitab santri, bahkan ada pula mengenai humor banyolan anak santri.

kumpulan guyonan santri

Kumpulan Humor Santri Salafi


Humor atau banyolan adalah salah satu tema andalan kami, dengan tema tersebut, sahabat sahabat yang galau ataupun jenuh dengan kesehariannya bisa menjadi ceria setelah membaca humor santri.

Guyonan santri ini memang berbeda dengan goyonan lainnya, mengapa ?

Karena guyonan ala santri ini, memang dikhususkan untuk pembaca yang tau mengenai seluk beluk santri, karena banyak suku kata yang dikeluarkan adalah bahasa keseharian para santri.

Seperti kalimat ghosob.


Ada juga kalimat gojlokan, lalaran, dan lain sebagainya.

Jika pembaca tak tau apa apa mengenai santri, dikhawatirkan bacaan tersebut akan terasa garing dan tidak enak dibaca.

Sedangkan untuk pembaca dari kalangan santri itu sendiri, dijamin mereka akan tertawa terjengkal jengkal, karena mereka tau apa yang dimaksud dalam bacaan tersebut.

Seperti kisah santri dan raja jin jelek.


Ada juga cerita humor santri ditilang yang pernah jadi trending topic masyarakat dunia maya.


Nah, blog bincang santri yang kami kembangkan ini, sudah merilis atau membuat kumpulan humor santri.

Humor humor tersebut kami dapatkan melalui cerita dari mulut ke mulut ataupun melalui media lainnya, dan kami tulis ulang dengan gaya bahasa kami sendiri.

Bagi sahabat baru yang mengenal blog ini, sobat bisa membaca keseluruhan isi humor santri di label humor santri.

Silahkan baca sepuas puasnya ya kawan.

Dan jika sobat mempunyai cerita humor lainnya, sobat bisa berkonstribusi untuk menulis di blog ini melalui form berbagi kisah.

Selain bertemakan humor, sobat bisa juga membaca bacaan kami melalui daftar isi dari blog ini, jadi sobat lebih di mudahkan untuk mencari bacaan yang disukai.

Nah itulah kumpulan humor yang kami maksud, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Wednesday, 13 September 2017

Cerita Lucu Santri Tidak Siap

Cerita Lucu Santri Pesantren
Bincang Santri - Saat kita masih menjadi santri, jangan pernah siasiakan waktu kita di pondok pesantren, karena suatu saat pasti kita akan keluar dari pesantren, dan mau tak mau kita harus siap untuk menghadapi masyarakat, nah semoga cerita dibawah ini bisa menyadarkan kita betapa pentingnya bersungguh sungguh di pesantren.

pondok pesantren santri

Cerita Lucu Santri Pondok


Sebut saja namanya adalah joko, dia adalah santri pondok pesantren, sudah lama sekali sejak ia masuk pondok pesantren tersebut.

Namun ilmu yang didapat sangatlah minim sekali, entah apa yang ia lakukan di pesantren selama itu.

Dia tidak memikirkan bagaimana nasibnya kelak saat keluar dari pondok pesantren, karena didesanya sangatlah minim para kyai.

Dan tibalah waktu dimana dia harus boyong (keluar dari pondok pesantren).

Sudah beberapa minggu joko berada dirumah, kesehariannya hampir sama dengan di pondok.

Joko pun jarang keluar rumah karena dia takut ditanya tanya oleh masyarakat sekitar.

Tapi apa daya, sepandai pandai tumpat melompat pasyi akan terjatuh juga.

Masyarakat sudah mengetahui bahwa joko telah boyong dari pesantrennya, ada kebahagiaan tersendiri, karena dengan adanya joko, diharapkan bisa mengisi pengajian yang telah lama kosong.

Beberapa orang mendatangi joko, meminta izin darinya untuk mengisi pengajian yang telah di tentukan oleh masyarakat.

Joko ingin sekali menolaknya, karena ilmu yang dia dapat sangatlah minim sekali, namun gengsi mengalahkan itu semua.

Joko pun menyanggupi permintaan warga untuk mengisi pengajian.

Mendengar kabar tersebut masyarakat sekitar bahagia sekali, inilah yang dinanti nantikan oleh mereka.

Seorang yang dapat membimbing mereka ke jalan yang benar.

Sudah satu minggu sejak joko di minta untuk mengisi pengajian, kini tibalah waktu yang telah di tentukan.

Dengan prasaan tak karuan, gugup sudah pasti, joko membawa kitabnya, menuju ma'jlis ta'lim.

Joko : "Assalamualaikum".

Warga : "Walaikumsalam".

Setelah mengucapkan salam, joko mengusap usap kitabnya.

Agar terlihat lebih keren XD.

Bukannnya membuka kitabnya  joko malah mengajukan pertanyaan yang tak terduga.

Joko : "Apakah kalian sudah paham".

Mendengar pertanyaan nyeleneh tersebut, beberapa warga geleng geleng kepala.

Kitabnya saja belum dibuka, bagaimana warga bisa paham.

Semua warga akhirnya serempak menjawab :

"Tidaaaaaak paaaaahaaaaam"

Mendengar jawaban para warga, joko pun mengatakan :

"Aku sudah jauh jauh datang dari rumah, tapo kalian tidak paham, ya sudah kita akhiri pengajian hari ini, assalamulaikum".

Joko pun ngeluyur pergi dari majlis ta'lim.

Semua warga sama bingungnya.

-Satu minggu kemudian-

Seperti halnya satu minggu yang lalu, dengan prasaan gugup joko menghampiri majlis ta'lim.

Joko : "Assalamualaikum"

Warga : "Walaikumsalam"

Gayanya hampir sama, mengusap usap kitab kemudian mengajukan pertanyaan.

"Apakah kalian sudah paham ?".

Agar joko tidak marah dan pergi dari majlis ta'lim, semua sepakat menjawab "tidak paham" jika joko mengajukan pertanyaan yang sama.

"Pahaaaaaam" jawab warga secara bersamaan.

"Nah gitu, kan saya gak rugi datang jauh jauh, kalau samean semua sudah paham, saya akhiri pengajian ini, assalamualaikum".

Joko pun ngeloyor pergi.

Warga semakin dibuat bingung.

Akhirnya, para warga mengadakan rapat terkait masalah joko.

Apa jawaban yang pas jika ditanya kembali.

Dan mereka pun akhirnya sudah menemukan jawabannya.

-----

Untuk ketiga kalinya, joko pergi untuk mengisi pengajian.

Joko : "Assalamualaikum"

Warga : "Walaikumsalam"

Joko : "Apakah kalian sudah paham ?"

Warga : "Pahaaam, tidaaaak paaahaam"

Dua jawaban, paham dan tidak paham.

Joko tak kekurangan akal.

Joko : "Alhamdulillah, sebagian ada yang paham ada yang tidak, kalau begitu, yang paham kasih tau ke yang tidak paham, saya akhiri pengajian ini, assalamualaikum".

-----

Sangat disayangkan sekali, dimana seharusnya santri seperti kita unjuk gigi agar ilmu bisa bermanfaat tapi malah disiasiakan.

Oleh karena itu persiapkan diri sobat jika ingin mondok, menata niat itu wajib karena dampak sangat besar sekali.

Itulah cerita lucu santri tidak siap, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Tuesday, 29 August 2017

Kisah Lucu Santri Paling Cerdik

Santri Cerdas
Bincang Santri - Ada sebuah cerita, sebut saja namanya ujang, dia adalah seorang santri di pondok pesantren, diantara teman temannya, dia termasuk dari beberapa santri cerdas, sudah berkali kali dia selalu mendapatkan peringkat kelas, hingga akhirnya diapun berencana untuk keluar dari pesantren tersebut.

cerita santri cerdik

Cerita Santri Cerdik


Masyarakat sekitar sudah mengetahui bahwa si ujang telah berada di rumah.

Karena minimnya keagamaan didaerahnya, ujangpun menjadi salah seorang tokoh masyarakat di daerahnya.

Di tempatnya, ada beberapa aliran,  ada aliran NU dan aliran Non NU.

Sudah beberapa tahun sejak ujang keluar dari pondok pesantren.

Hingga pada suatu hari, ada kabar bahwa salah seorang warga dari golongan Non NU telah meninggal dunia.

Para tetangga sekitarpun bertakziah kepada shohibul musibah tersebut, termasuk si ujang.

Sebagai alumni pesantren, ujang di tunjuk untuk melakukan kewajiban terhadap mayyit, seperti memandikan, mengkafani, mensholati, serta menguburkannya.

Sebelum pulang dari pemakaman, ujang diminta oleh salah seorang warga untuk berdoa kepada mayyit, namun permohonan tersebut ditolak oleh shohibul musibah.

Shohibul Musibah : "Tak usah berdoa, toh doa tersebut takkan pernah sampai".

Mendengar ucapan yang keluar dari salah satu keluarga tersebut, ujangpun angkat bicara.

Santri Ujan : "Baiklah, aku akan berdoa sendiri sesuai keinginanku, tak apa kan ?".

Shohibul Musibah : "Monggo".

Santri Ujang : " Ya allah, tempatkanlah mayyit ini kepada neraka"

Semua orang yang berada disana kaget mendengar doa ujang.

Shohibul Musibah : "Kalau berdoa yang baik dong !!".

Santri Ujang : "Loh, bukannya keluarga samean tidak percaya terdahap doa ini, kan samean sendiri yang bilang kalau doa kepada mayyit tidak akan pernah sampai".

Diam seribu bahasa.

Shohibul Musibah : "Tapi tidak begini caranya, kalaupun mau berdoa itu yang baik".

Ketegangan di antara mereka berduapun terjadi, namun ada warga yang melerainya, hingga akhirnya masalah terselesaikan, dan semua warga pulang ke rumahnya masing masing.

-----

Apa yang dilakukan oleh ujang sangatlah cerdik sekali, namun apa yang telah dia lakukan telah melukai hati tetangganya sendiri.

Tak sepatutnya santri membeda bedakan golongan, karena golongan golongan tersebut tujuannya sama, yakni mencari ridho allah.

Apalagi melukai tetangga kita sendiri, bukannya allah telah memerintahkan kita untuk berbuat baik pada tetangga ? jangan sakiti mereka, lebih lebih hati mereka.

Semoga, kisah diatas membuka hati kita, bahwa membeda bedakan golongan itu tak baik, lain lagi kalau golongan tersebut benar benar keluar dari semana mestinya.

-----

Yah itulah kisah cerdik seorang santri, jika ada penambahan atau apa saja, mohon untuk berkomentar dibawah ini.

Friday, 14 July 2017

Cerita Lucu Santri, Isi Neraka Sebenarnya

Santri Lucu
Bincang Santri - Sudah lama sekali sejak pembuatan blog ini, admin tidak pernah mempublish cerita lucu atau guyonan ala santri, namun kali ini admin akan mempublish sebuah kisah lucu santri mengenai apa isi neraka.

isi neraka

Cerita Lucu Santri


Sudah menjadi kebiasaan para santri, jika sudah memasuki waktu dhuhur para santri akan melakukan qoilulah.

Qoilulah adalah sebuah istilah istirahat atau tidur di waktu pagi menjelang siang, sekitar jam 9-12.

Saat itu, sebutlah santri bernama sugeng, yang sedang asyik asyiknya bercengkrama dengan temannya.

Melihat hal tersebut, seorang santri bernama salim menghampiri kang sugeng.

Salim : "Kang sugeng, lagi bahas apa nih, kayaknya seru"
Sugeng : "Lagi bahas akhirat"

Salim : "oohh"

Salim dan sugeng adalah teman dekat selama mereka berada di pondok pesantren.

Saat mereka bersama, mereka akan menggoda satu sama lain.

Salim sudah sudah mempersiapkan sebuah pertanyaan untuk kang sugeng, agar ia malu di hadapan santri lainnya.

Salim : "Kang, saya boleh tanya tidak"

Seperti yang telah kang sugeng pikirkan, salim akan membuat dirinya malu seperti biasanya dengan membuat pertanyaan yang nyeleneh.

Jika tak menolak permintannya, berarti dia sudah kalah, dan kang sugeng hal tersebut terjadi, jadi mau tak mau kang sugeng harus menerima dan mempersiapkan jawaban.

Sugeng : "Monggo" sambil terkekeh.

Salim : "Apakah sekarang ini sudah ada atu tidak kang"
Sugeng "Sudah ada"

Salim : "Kalau neraka ?"
Sugeng :"Ada"

Salim : "Kalau ada isinya sekarang apaan kang ?"

Sugeng mulai berfikir dan tersenyum menoeh ke arah salim

Sugeng :"Isinya ya orang seperti kamu salim haha"

Semua santri yang berada di sana tertawa terbahak bahak, salim dibuat malu oleh kang sugeng, dia hanya nyengir tanda kekesalan.

-----

Perlu sahabat ketahui, tradisi guyonan ala santri di atas memang sangat keterluan, tapi bagi santri, hal tersebut sudah menjadi kebiasaan atau makanan sehari hari.

Tradisi tersebut di kenal dengan sebutan gojlokan, atau pembullyan ala santri.


Yah, munkin masyarakat sekitar akan menilai guyonan seperti itu akan menimbulkan down mental bagi korban.

Namun jika di lihat dari positifnya, guyonan ala santri ini melatih mental para santri jika sudah bergabung dengan masyarakat.

Wallahu a'lam.

Itulah kisah lucu santri  isi neraka sebenarnya, jika ada penambahan atau apa saja mohon untuk berkomentar di bawah ini ya. :)

Saturday, 11 March 2017

Kisah Santri Sakti Kebal Senjata

Kisah Santri Sakti
Bincang santri – Dulu sebelum penulis merasakan gimana rasanya menjadi santri, penulis selalu berfikir santri itu indentik dengan kesaktian, bisa terbang, bisa mukul orang, bisa ngilang XD, dan semua apa yang berbau mistis, tapi ternyata apa yang penulis angankan berbeda sekali dengan realita yang ada, meskipun santri bersetifikat sakti itu benar benar ada (sedikit sekali), terlepas dari itu semua penulis akan membagikan sebuah kisah santri sakti kebal senjata.


kisah santri sakti

Di pondok pesantren, pagi itu santri yang bernama salim sedang menyiapkan sarapan, sudah menjadi kebiasaan para santri kalau mau makan harus menyiapkan makanan tersendiri, lebih parahnya menyiapkan makanan untuk temannya.

Di tengah tengah kesibukannya lagi memasak, salah satu temannya yang bernama hasan berlari ngos ngos menuju ke arah si salim.

Hasan : Lim, tinggalin masakmu.

Salim : Ada apa san ? (Salim berfikir, apa yang membuat temannya bisa tergesa gesa seperti itu).

Hasan : Kamu ditimbali abah (kamu di panggil kyai).

Salim : loh beneran ? gantiian ya san.

Setelah mendengar penjelasan dari temannya, si salim tersebut juga ikut tergesa gesa seperti halnya si hasan, karena kalau santri sudah dipanggil oleh kyainya, maka santri tersebut harus cepat cepat untuk menemui sang kyai.

Salim : Ada apa kyai ?.

Kyai : Pelaratan pembangunan sepertinya sudah layak untuk diganti, kamu sekarang pergi ke kota untuk membeli cangkul dan parang yo nduk.

Salim : Enggeh kyai.

Mendengar itu salim bahagia sekali, jarang jarang santri keluar dari lingkup pesantren, jadi kalau sudah disuruh keluar, lebih lebih ke kota, santri tersebut akan bahagia sekali, lebih lebih yang menyuruh adalah sang kyai, insya allah barokah akan didapatkannya.


Sebelum berangkat ke kota salim mandi terlebih dahulu, karena sepertinya di belum mandi dari kemarin XD.

Pakaian terbaiknya sudah ia siapkan, jaket kebanggaannya sudah ia pakai, namun tetap pakai peci dan sarung, karena dua icon itulah yang menandakan seorang santri, dan tak lupa untuk menyemprotkan minyak wangi yang di dapatkan dari teman sekamarnya XD.

Singkat cerita

Sesampainya di kota lalu si salim membeli beberapa cangkul dan parang seperti yang dipesankan oleh pak kyai, melihat penampilannya yang necis berbalik dengan apa yang ia bawa, si salim malu.
Untuk mengatasi rasa malu itu, salim mempunyai ide yang sangat cemerlang.

Cangkul dan parang ia masukkan kedalam jaket, parang ia selipkan di pergelangan tangan, sedangkan cangkulnya ia selipkan di daerah perut.

Dalam perjalanan pulang, salim di hadang oleh beberapa orang preman yang sedang mabuk, preman itu berkata.

Preman : Serahkan uangnya.

Salim : Saya tak punya uang kang.

Preman : Kami tak bercanda, cepatan !!.

Salim : Beneran kang, saya tak punya (dengan wajah memelas).

Melihat korbannya melawan, akhirnya preman preman itu mengeluarkan sebuah pisau.

Preman : Berikan uangnya, atau ini yang akan merusak tubuhmu !.

Salim : ssssaaaaaayaaaa,  tak punya uang kang (kali ini dia sangat takut, karena preman tersebut membawa pisau).

Melihat tak ada dampak sama sekali, akhirnya dengan cepat sang preman menusuk si salim
Salim hanya bisa pasrah saat preman tersebut menusuk dirinya.

Anehnya, ketika pisau tersebut di arahkan ke perut sisalim, pisau tersebut tak mampu untuk menembusnya, malah yang keluar suara tring tring tring.

Berkali kali si preman menusuknya namun tetap saja suara tring tring yang muncul.

Melihat itu semua, nyali preman preman tersebut langsung menciut, mereka berfikir bahwa apa yang mereka hadapi adalah santri sakti.

Para preman langsung kabur karena ketakutan.

Hebatnya saat kejadian itu berlangsung, beberapa warga sekitar melihatnya dan berkata :

Waaah hebat benar santri itu, dia sakti sekali, benda tajam tak dapat menembusnya.

Salim membuka matanya, dia terkejut dengan apa yang terjadi barusan, kenapa preman preman tadi yang menghalanginya ? tak mau ambil pusing salim hanya bisa bersyukur karena allah menolongnya
Sesampainya di pesantren salim menyerahkan cangkul dan parang itu ke pak yai, dan melakukan aktifitas seperti biasanya, seolah tidak terjadi apa apa.

Tapi kehebohan terjadi dimana mana sejak orang orang yang melihat kejadian itu berceri kepada warga sekitar, sejak saat itu orang orang tak berani mengganggu santri, karena santri adalah orang sakti.

Itulah kisah santri sakti kebal senjata, kisah di atas hanya sebagai hiburan belaka namun ada hikmah didalamnya, karena pertolongan allah bisa datang dari hal yang sama sekali tak kita duga, semoga bermanfaat.

Thursday, 9 March 2017

Kisah Lucu Santri Ditilang

Kisah Lucu Santri Ditilang
Bincang Santri - Pernahkah pembaca merasakan ditilang polisi, pasti rasanya jengkel, marah, dan gak nyambung XD, padahal kita yang salah, namun ada juga sih yang mencari cari kesalahan, siapun itu tak ada orang yang mau ditilang, seperti kisah santri berikut ini.

kisah santri ditilang

Seorang santri ditugaskan oleh pak kyainya agar pada jam sekian untuk menjemputnya di desa sebelah yang sedang melakukan pengajian rutin.

Sudah menjadi hal lumrah bahwa di daerah pedesaan tak ada polisi, jadi santri itu tak memakai helm untuk menjemput pak kyai.

Santri : Bismillah

Motor pun berangkat menuju tempat sang kyai berada, ditengaj tengah perjalanan ada beberapa motor yang berhenti

Sabtri itu mendekatinya, dan ternyata itu adalah operasi dari para polisi

Santri tak bisa kembali karena sudah terlanjur tertangkap

Polisi : Mana helm mu !

Santri : Ggg, gak bawa pak

Polisi : Kenapa gak bawa ?

Santri : Kan biasanya gak ada polisi disini pak

Polisi : Tunjukkan STNK

Santri : Luu, lupa kebawa pak

Polisi : Oh begitu, Kamu saya tilang !

Santri : Tapi pak, ini motor kyai saya pak (dengan wajah memelas XD)

Mendengar kata kyai dan melihat bocah sarungan itu, polisi berfikir bahwa itu adalah santri dari pak kyai.

Polisi : Oke, kamu tidak saya tilang, tapi berdamai

Santri : Saya tak punya uang banyak pak

Polisi : Lalu, brapa yang kamu punya

Santri : 30 Ribu pak

Polisi : Kalau begitu belikan rokok dji samsu 1 pak di toko itu (sambil menunjukkan sebuah toko)

Santri : Beneran pak ? (tanya sang santri)

Polisi : Iya, buruan sebelum berubah pikiran

Santri mulai melangkahkan kakinya  ke toko yang di tunjukkan oleh pak polisi, namun siapa sangka, santri tersebur sedang mengakali pak polisi

Santri : Buuu, beli rokok

Penjual : Rokok apa nduk ?

Santri : Dji samsu 3 pak bu

Penjual lalu mengambilkan rokok yang diinginkan oleh sang santri

Penjual : Ini nduk

Santri : Uangnya di pak polisi itu bu (sambil menunjukkan pak polisi)

Penjual : Yang bener nduk

Awalnya penjual ragu apa yang di ucapkan oleh sang santri

Santri : Paaaaak (berteriak), rokok ini kan ?

Pak polisi mengangkat jempolnya pertanda setuju

Penjual : Oh, iya nduk, kebetulan bapak itu sering ngopi disini

Akhirnya penjual itu percaya ucapan santri

Santri : Ini pak rokoknya (menyerahkan rokok)

Polisi : Kok banyak bener, tadi kan saya minta 1
(polisi terheran heran)

Santri : Iya pak, saya ingat tadi ada uang yang keselip di kantong,  jadi sisanya ada, gpp pak, itu buat samean

Polisi : Oh iya, makasih

Polisi bahagia melihat rokok yang begitu banyak itu.

Santri itu akhirnya diizinkan untuk pergi, dalam hatinya santri bahagia penuh kemengan, sekali kali ngibulin orang kan gpp ya, begitu pikir santri XD

Setelah selesai dalam tugasnya, pak polisi itu berdiam sejenak melepas lelah dan memesan kopi di toko tadi.

Tiba saatnya melakukan pembayaran

Polisi : Berapa semuanya bu

Penjual : 60 ribu

Polisi : Haaaaah, apa saya tidak salah dengar, saya hanya mesan kopi saja.

Penjual : Loh, tadi kan kamu juga beli rokok

Polisi : Rokok yang mana

Penjual : Itu (sambil menunjuk ke arah rokok 3 pak itu)

Polisi : Sialan tuh anak, awas ketemu lagi

Itulah kisah lucu santri ditilang polisi, kisah ini hanya sebagai hiburan belaka, tak ada maksud untuk menjelekkan kedua belah pihak, dan perlu di ingat adegan di atas jangan di tiru.

Kalau ditiru, tanggung sendiri akibatnya, selamat tertawa :)

Thursday, 2 March 2017

Cerita Humor Santri, Hidup Di Dua Alam

Cerita Humor Santri - Sudah menjadi tradisi bahwa kegiatan di waktu sore adalah mengaji kitab kuning, pada saat itu ada kajian fiqih dimana pak kyai menerangkan sebuah masalah hewan yang hidup di dua alam adalah hewan yang haram untuk di makan.

cerita humor santri

Ketika pak kyai sedang asyik asyiknya menerengkan, terdengar sebuah suara grooook.

Suara itu adalah tak lain suara santri yang sedang tertidur, sudah menjadi tradisi, pasti ada saja santri yang tertidur di waktu mengaji


Pak kyai mendekati suara itu, beliau melihat seorang santri dengan wajah yang di tutupi oleh kitab kuning.

Beliau penasaran, siapa dibalik kitab kuning tersebut?

Pak kyai langsung membuka kitab kuning itu, dan nampak seorang santri tertidur dengan pulas bersama mimpi indahnya.

Sebut saja nama santri itu adalah salim, pak kyai dengan halus membangunkan si salim

Pak kyai : Lim, salim, bangun nduk

Salim : Grook, grrokkk

Melihat pak kyai membangunkan salim dengan cara halus, saiful yang berada di sampingnya mencubit salim agar dia bangun

Salim : Aaauuuu, sakit tau ful

Saiful : Lihat (wajahnya menunjuk ke arah pak kyai)

Melihat isyarat temannya, salim langsung kaget setengah mati, tepat di depannya ada pak kyai.

Pak kyai tersenyum melihat tingkah salim yang sedang salah tingkah

Pak kyai : Kang salim, coba sebutkan hewan yang haram dimakan sebab hidup di dua alam

Salim yang jiwa dan raganya masih setengah kaget bukan main, dia semakin salah tingkah

Salim : Anu pak kyai, Baaa, Baaabi pak kyai"

Pak kyai : Kok babi, tadi pertanyaan yang saya berikan apa? (pak kyai heran)

Salim mulai mengingat ngingat apa yang sedang di bahas pak kyai hari ini.

Dia tak mengingat sepenuhnya, karena di saat mengaji kitab kuning, si salim sedang enak enaknya tertidur


Salim berusaha keras untuk mengingat apa saja yang di sampaikan oleh pak kyainya

Salim tersenyum, sepertinya salim sudah mengetahui jawabannya.

Agar tak malu dengan temannya, salim dengan suara yang sedikit keras menjawab pertanyaan pak kyainya

Salim : Enggeh pak kyai, Babi ngepet juga termasuk hewan yang dilarang untuk di makan, karena babi ngepet termasuk hewan yang di hidup di dua alam, alam manusia dan alam ghoib

Salim tersenyum penuh kemenangan, teman temannya takjub akan jawaban salim yang begitu cerdas XD

Itulah cerita humor santri hidup di dua alam, semoga pembaca bisa tertawa.

Tuesday, 28 February 2017

Cerita Humor Santri, Motor Sakti Dari Kyai

Cerita Humor Santri - Alkisah, di penghujung desa hiduplah seorang kyai dengan beberapa santrinya, kyai itu terkenal dengan beberapa karomahnya, salah satunya yang terkenal adalah sang kyai dapat menghidupkan motornya tanpa menggunakan BBM.

cerita humor santri

Salah satu santri dari kyai tersebut mendengar akan karomah dari kyainya, sehingga dia berniat untuk mendatangi sang kyai dengan tujuan agar motornya bisa seperti yang di ceritakan oleh orang orang.

Memang pada masa itu BBM adalah barang yang sangat langka dan mahal.

Santri : "Assalamualaikum"

Kyai : "Walaikum salam "

Santri : "Ngapuntene kyai, mendengar daei cerita orang orang, katanya pak kyai bisa menggunakan motor tanpa BBM, apakah itu benar kyai?

Kyai : "Mereka tidak berdusta"

Santri : "Izinkan saya menggunakannya juga pak kyai" (dengan wajah memelas)

Kyai : "Tidak boleh"

Pak kyai tidak mengizinkan santrinya karena beliau hanya menggunakan itu untuk keperluannya sendiri.

Sang santripun masih terus berusaha agar kyainya memenuhi permohonannya

Melihat mata akan penuh harapan itu, akhirnya sang kyai bersedia memenuhi permintaan santri tapi dengan syarat ketika menggunakan motor tidak boleh melebihi kecepatan 20km/jam.

Santri itu menyanggupi persyaratan dari kyainya.

Sebelum menggunakan motor, sang kyai memberi sebuah toturial cara menggunakan motor tersebut.

Untuk menghidupkan motor dan menstarter motor, santri harus membaca Bismillah

Untuk menjalankannya membaca Alhamdulillah

Rem : Astaghfirullah
Berhenti : Istirja'

Setelah mendengar penjelasan dari kyainya santri tersebut dengan senang hati membawa motor itu ketempat dimana dia suka.

Santri : "Bismillah"

Brem, breeem, breeem, motor mulai menyala.

Sang santri langsung terkejut, padahal tangki bensin kosong sepenuhnya, tapi kenapa motor bisa hidup.

Setelah percaya akan karomah dari kyainya, akhirnya sang santri membaca Alhamdulillah.

Motor pun berjalan dengan lancar.

Dirasa kecepatannya kurang, sang santri membaca Alhamdulillah berulang kali.

Santri : "Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah"

Tanpa disangka, kecepatan motor melebihi 100km/jam

Sang santri mulai panik karena tepat di depannya ada sebuah sungai, kalau tidak berhenti dia akan tercebur bersama dengan motornya, dia teringat akan ucapan kyainya bahwa untuk me-rem, dia hanya perlu membaca Astaghfirullah

Santri : "Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah"

Akhirnya motor mulai berjalan lambat dan tidak tercebur ke sungai

Tapi tanpa disengaja santri malah membaca

Santri : "Alhamdulillah, untung aku tidak tercebur, Alhamdulillah"

Motor pun melaju lagi dengan cepat dan terdengarlah teriakan Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un, aku lupa ya allah, bersamaan dengan terceburnya sang santri bersama motor saktinya XD

Itulah cerita humor santri dengan judul motor sakti dari kyai, semoga pembaca bisa tertawa, jangan lupa share ya :)

Wednesday, 15 February 2017

Cerita Humor Santri, Salah Kirim Hadiah

Bincang Santri - Cerita humor ini berawal ketika seorang alumni santri ingin mengirimkan sebuah hadiah kepada santriwati yang ia suka.

cerita humor santri

Tepat hari jni adalah hari dimana santri wati tersebut berulang tahun, sebagai lelaki, santri itu ingin sekali membahagiakan calon istrinya itu dengan membelikannya sebuah hadiah di hari dia lahir.

Dia bergegas ke sebuah toko baju muslimah untuk membelikan sesuatu yang dirasa pas untuk fatimah.

Setelah lama memilih, akhirnya si santri memutuskan untuk membeli kerudung bewarna pink agar calon istrinya itu tampak lebih menawan.

Sesampainya dirumah, dia menyiapkan paralatan untuk membungkus kado, tugas belum selesai, tapi rasa kantuk itu menyerang santri tersebut.

Akhirnya taufik terlelap dalam tidurnya.

Taufik terbangun karena bermimpi bertemu dengan santriwati yang ia suka

"Mas mas, kadonya belum selesai loh"

Jiwa yang masih belum genap, terpaksa untuk melakukan kegiatan tanpa memperdulikan keadaan.

Setelah semuanya selesai, si santri bergegas untuk mandi, puluhan parfum dia coba agar tubuhnya terasa harum (yah namanya juga ingin bertemu calon istri xixi).

"Tok tok tok, Assalamualaikum"

Santri : Happy Birthday ya fat.. (ternyata santriwatinya bernama fatimah)

Fatimah : Terima kasih mas, saya kira samean lupa mas ( fatimah mesem mesem )

Santri : Ya harus ingatlah dek, masak iya lupa dengan bidadarinya sendiri (Jangan di dengarkan fat, biasa lelaki seperti itu XD)

Fatimah : Makasih ya mas (mesem dimanis manisno), boleh saya bukak sekarang mas??

Santri : Jangan di bukak serakang dek, nanti aja ketika saya pulang

Fatimah : Oke deh mas tersayang (ecieeee XD)

Santri itu akhirnya pamit pulang

Sesampainya dirumah, si santri langsung bergegas ke kamarnya untuk chattinggan dengan fatimah

Ibuk : Fik.. Taufik (si santri bernama taufik ternyata), keluarlah dari kamar sebentar saja.

Taufik : Enggeh bu, ada apa ya?

Ibuk : Ibuk tadi habis beli daleman bawah warna pink kok tidak ada?? Lha terus kerudung warna pink itu punya siapa fik?

Taufik : Aarrrgggghhh...!!! ( Maju mundur cantik sambil loncat-loncat 10x XD )

Ibuk : Kenapa kamu loncat loncat kayak kodok nduk????

Taufik : Ini kerudung untuk melani kok masih ada buk, berarti yang saya bungkus didalam hadiah itu adalah daleman ibuk 

Ibuk : Owalah tidak apa apa nduk, besok beli lagi (dengan santainya ibunya menjawab)

Taufik : Gara gara ini, bisa ditinggal fatimah saya bu huhu

Ibuk : Haaaalaaah, emang kenapa nduk??

Taufik : Karena didalam kado itu ada tulisan ini buk

"Fat..... Nanti kalau makai ini, rambutnya dikeluarin dikit yaa, biar tambah keren, terus di photo, terus kirim ke aku, nanti aku share di grup hhhhhh"

Entahlah, bagaimana nasib taufik setelahnya XD

Itulah cerita humor santri salah kirim hadiah, semoga pembac bisa tertawa XD

Saturday, 11 February 2017

Kisah Lucu Jin Jelek Dengan Santri

Bincang Santri - Dalam sudut pandang keagamaan, sudah tidak dapat dipungkiri bahwasannya santri memiliki kelebihan di bandingkan lainnya, mengingat setiap harinya mereka selalu belajar ilmu agama, namun penulis mempunyai sebuah cerita lucu santri dengan jin yang membuktikan bahwa santri itu orang yang benar benar cerdik dan kretif.

kisah santri dan jin

Alkisah ada sebuah desa yang sangat amat tentram, hidup rukun dan saling mengasihi satu sama lain selalu termpampang di setiap warga desa, jika terdapat salah satu warga tertimpa musibah, mereka semua akan berbondong bondong untuk memberi bantuan ke shohibul musibah, baik berupa materi maupun lainnya.

Hamparan sawah menghiasi sudut sudut desa dan menjadi ciri khas dari desa tersebut, bahkan banyak yang mengatakan bahwa gadis di desa tersebut cantik cantik.

Namun semua itu hilang dan musnah ketika jin jahat memasuki desa tersebut.

Hingga akhirnya kepala desa dan para warga sepakat untuk meminta bantuan kepada seorang kyai.

Mereka sowan kepada kyai itu, menjelaskan semua apa yang terjadi, mendengar penuturan dan sang kepala desa, kyai itu menugaskan seorang santrinya agar membantu desa itu dari gangguan jin onar, jahat, jelek (tambahin sendiri XD).

Santri itu terkejut atas permintaan kyainya, dia sadar bahwa permintaan itu hal yang mustahil baginya.

Namun sebagai santri dia sadar bahwa ketaatan kepada sang guru adalah segala galanya.

Sebelum menjawab "iya" kepada sang kyai, sang kyai sudah melihat keresahan pada santrinya, kemudian kyai itu berkata :

“Wahai santriku, ingatlah tentang ayat Al Quran yang menjelaskan bahwa jika Allah menjadi penolongmu, maka tidak ada seorang pun yang bisa mengalahkan kamu”.

Mendengar ucapan dari kyainya, si santri pun mantab untuk pergi mengalahkan Jin jahat di desa tersebut.

Berangkatlah santri tersebut tanpa ditemani oleh santri lainnya, dia hanya pergi seorang diri.

Sesampainya di desa tersebut, dia menemui kepala Desa untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

Terjadilah sebuah percakapan diantara keduanya.

Santri : Pak kepala desa, apa sebenarnya yang membuat Jin itu mengganggu dan merusak ketemtraman desa ini?.

Kepala Desa : itu karena desa ini sangat subur dan memiliki kekayaan berlimpah untuk kehidupan warga.

Santri : Hanya itu saja pak?.

Kepala Desa : Jin ini kerap kali meminta tumbal seorang gadis perawan sebagai imbalan,  karena dia menganggap berkat bantuannya lah desa ini bisa subur dan berlimpah dibanding desa lainnya. Jika permintaanya tidak dituruti, maka warga dan juga desa ini akan dimakan olehnya.

Santri : Lalu bagaimana wujud jin jahat itu pak kepala desa? tanya sang santri

Kepala Desa : Badannya setinggi 10 meter lebih, bertubuh besar layaknya hulk XD, dan rambutnya dikuncir di antara kepalanya yang botak. (jawab kepala desa)

Santri : Ohhh, dia berasal dari bangsa Jin ifrit seduluran, sebenarnya dia hanya menggertak saja, mengingat katanya di desai ini banyak gadis cantik, saya rasa pasti ada wanita yang sedang disukainya, baiklah, tolong berikan surat tantangan dari saya untuk jin jelek itu XD.

Santri itu akhirnya membuat surat tantangan dan diberikan kepada pak kepala desa untuk disampaikan ke Jin jelek itu.

Akhirnya surat dari santri itu sampai kepada sang jin, awalnya surat itu dikira surat cinta oleh sang jin, tapi setelah membaca dengan seksama, bukannya senang jin jelek itu marah bukan main.

Baru pertama kali ia mendapat tantangan untuk bertarung dari manusia kerdil, sifat angkuh dari jin itu akhirnya nampak dan dia berjanji akan mengahajar habis habisan si santri yang berani menantangnya.

Beberapa hari telah berlalu sejak dikirimkannya surat itu kepada sang jin, bukannya latihan, santri itu malah menjahit sarung dengan ukuran sangat besar sekitar 40 meter tingginya dengan lebar 80 meter.

Sarung itu kemudian dijemur dan diikat di antara 2 pohon kelapa yang tingginya 50 meter, hingga akhirnya tibalah waktu dimana pertandingam antara keduanya berlangsung


Jin : (Hahahaha), mana manusia kerdil yang berani menantangku itu hah? Keluar kau setan (padahal dirinya setan  XD) dan akan ku lumat habis tubuh kecilmu itu dan kukembalikan ke tanah tempatmu berasal (Hahaha).

Mendengar ucapan dari sang jin para warga ketakutan karena Jin ini memang terkenal jahat dan menyeramkan.

Mendengar panggilan jin yang begitu keras, sang santri keluar dan sebelum melangkah keluar, dia berdo’a kepada Allah SWT :

“Ya Allah, hanya Engkau yang mampu menolong hambamu ini dari kejahatan Jin itu. Ya Allah, aku mengharapkan pertolongan dari-Mu”.

Dengan mantab dan keyakinan yang begitu kuat, Santri itu keluar untuk menemui Jin jelek itu.

Jin : (Hahahaaa), dasar manusia pendek,! kamukah yang berani menantangku? bagaimana kamu bisa menang dengan tubuh kecilmu itu HAH,  sudah bosan hidup rupanya, tak perlu berlama lama, aku sudah sangat sejak kau mengirimkan surat itu, mari kita bertarung.

Santri : Bukan aku yang akan melawanmu Jin jelek rupa XD, tapi Guruku, kebetulan saat ini beliau sedang mandi, dan aku baru saja mencuci sarung beliau, lihatlah sarung itu wahai jin. ucap si santri sambil menunjuk kain sarung raksasa yang diikat di antara 2 pohon kelapa tadi.

Melihat kain sarung yang berukuran sangat besar itu melebihi tubunya, Jin Ifrit mulai nampak ketakutan dan gemetaran.

Jin : Jadi, itu sarung gurumu yang kamu jemur di sana? (sambil menunjuk kedua pohon kelapa)

Santri : Iya Jin jahat.

Jin : Gurumu sangat tinggi dan besar sekali wahai saudaraku (jin mulai ngerayu sang santri XD)

Santri : Betul Jin, beliau adalah ahli perang dan juga tidak takut akan kematian, kalau masih mau bertarung sebentar akan saya panggilkan, sepertinya beliau sudah selesai mandinya.

Jin : T..., Tidak, tidak usah,lebih baik aku pergi saja dan desa ini tidak akan pernah aku ganggu lagi. ujar Jin sambil lari terbirit-birit karena ketakutan.

Akhirnya, si santri bisa tersenyum lega karena tidak sampai harus berkelahi dengan Jin jelek yang jahat itu.

Itulah cerita kisah lucu santri dengan jin, semoga pembaca bisa tertawa setelah membaca ini